Comcast mengumumkan rencana untuk memisahkan NBCUniversal dan Sky ke dalam perusahaan baru.
Langkah ini akan membuat Comcast fokus pada layanan kabel, nirkabel, dan bisnis, sementara perusahaan baru akan menangani taman hiburan Universal, studio film dan TV, NBC, Peacock, dan Sky.
>>> BT dan Verizon Sepakat Gabungkan Operasi Enterprise Internasional
Keputusan ini secara praktis membatalkan akuisisi NBCUniversal oleh Comcast pada tahun 2011. Setelah 15 tahun konsolidasi, kini tiba waktunya untuk de-konsolidasi.
Menariknya, CEO Comcast Brian Roberts akan tetap "terlibat aktif" dalam memimpin kedua perusahaan setelah pemisahan.
Roberts, yang ayahnya Ralph mendirikan perusahaan pada tahun 1963, mengendalikan sekitar sepertiga dari hak suara Comcast dan kemungkinan akan melakukan hal yang sama untuk perusahaan baru karena struktur saham dual-class yang identik.
>>> T-Mobile Pensiunkan Paket Lama, Pelanggan Dialihkan ke Paket Baru
Co-CEO Comcast Mike Cavanagh akan menjalankan NBCUniversal, dan mantan CFO Michael Angelakis akan memimpin Comcast sebagai CEO.
Pemegang saham Comcast saat ini akan memiliki saham di kedua perusahaan setelah spin-off selesai, yang diperkirakan terjadi dalam setahun.
Para analis berpendapat bahwa langkah ini akan membuat NBCUniversal menjadi target akuisisi yang menarik, terutama bagi Netflix yang baru-baru ini kalah dalam perang penawaran untuk Warner Bros dari Paramount.
>>> Spesifikasi Layar iPhone 18, iPhone 18e, dan iPhone Air 2 Bocor
Sementara itu, eksekutif Comcast mengecilkan prospek ini, dengan mengatakan bahwa pemisahan ini bertujuan untuk menempatkan "setiap perusahaan dalam posisi terkuat untuk menciptakan nilai, memonetisasi asetnya sepenuhnya, dan secara agresif mengejar strategi pertumbuhan organiknya sendiri".