unique visitors counter
⌂ Beranda News Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing

Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing

Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
Ilustrasi: Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperingati delapan dekade pengabdian kepada negeri. Tema HUT ke-80 "Swadharma Bhakti Nagara" menjadi landasan transformasi berkelanjutan perseroan.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan transformasi diarahkan untuk memperkuat kinerja dan daya saing.

>>> LPSE Pendidikan 2026: Panduan Daftar dan Ikut Tender Pengadaan

Hal ini sejalan dengan penguatan tata kelola BUMN oleh Danantara Indonesia yang fokus pada penciptaan nilai jangka panjang.

"Transformasi yang kami jalankan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kinerja bisnis, tetapi juga memperkuat kemampuan perusahaan dalam menghadapi perubahan dan menangkap peluang pertumbuhan," ujar Paolo dalam keterangan tertulis.

BNI menjalankan transformasi menyeluruh di berbagai lini bisnis. Mulai dari penguatan kapabilitas digital, peningkatan produktivitas organisasi, optimalisasi jaringan layanan, hingga penguatan manajemen risiko.

in2

Digitalisasi dan Kinerja Keuangan

Di sisi digital, BNI mengembangkan wondr by BNI sebagai platform layanan digital ritel. Hingga akhir 2025, platform tersebut telah digunakan lebih dari 12 juta nasabah.

Pada segmen wholesale banking, BNI memperkuat BNIdirect yang menyediakan layanan cash management, trade finance, bank guarantee, dan supply chain financing.

Sepanjang 2025, jumlah pengguna dan nilai transaksi BNIdirect tumbuh lebih dari 25% secara tahunan.

>>> Cara Login SimPKB 2026 Terbaru, Begini Langkah Mudahnya untuk Guru

Hasil transformasi tercermin pada kinerja keuangan 2025.

BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun dengan rasio kredit bermasalah (NPL) bruto turun menjadi 1,9% dan loan at risk (LaR) membaik menjadi 8,5%.

Momentum positif berlanjut pada 2026.

Hingga akhir Mei 2026, BNI mencatatkan total aset Rp1.365,36 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) Rp1.063,92 triliun.

Laba bersih tercatat Rp9,05 triliun dengan total ekuitas Rp160,99 triliun.

>>> Arti SPM dalam Bansos 2026: Tanda Dana Hampir Cair ke Rekening

Paolo menambahkan, fondasi bisnis yang semakin kuat menjadi modal penting bagi BNI untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham, nasabah, masyarakat, dan perekonomian nasional.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru