Kenaikan harga barang elektronik, terutama ponsel dan laptop, turut berkontribusi terhadap laju inflasi pada Juni 2026.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menyebutkan komoditas telepon seluler mengalami inflasi 1,61% pada Juni 2026.
Andil inflasi dari ponsel terhadap inflasi keseluruhan tercatat sebesar 0,01%.
Sementara itu, komoditas laptop juga mencatat inflasi 0,96% pada periode yang sama, meskipun andilnya tidak signifikan.
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi faktor utama di balik kenaikan harga barang-barang elektronik tersebut.
BPS melaporkan laju inflasi Juni 2026 secara tahunan (year-on-year) mencapai 3,34%.
Indeks Harga Konsumen (IHK) meningkat dari 108,27 pada Juni 2025 menjadi 111,89 pada Juni 2026.