Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, memaksa puluhan keluarga meninggalkan rumah mereka.
Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) dengan total 52 jiwa masih bertahan di posko pengungsian hingga saat ini.
>>> KemenPPPA: Belum Ada Kabupaten Layak Anak karena Masalah Rokok
Api belum sepenuhnya padam. Kepulan asap hitam pekat terus membumbung dan menyelimuti kawasan sekitar TPA.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan warga terdampak telah dievakuasi ke Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg.
Langkah ini dilakukan untuk menghindari paparan asap yang berbahaya bagi kesehatan.
Pengungsi didominasi kelompok rentan, seperti ibu-ibu, anak-anak, dan ibu hamil.
"Sebanyak 30 KK atau 52 jiwa kini sudah ditempatkan di lokasi yang aman dari asap, yakni di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg," ujar Maesyal pada Kamis, 2 Juli 2026.
>>> Kemenhub Ajukan Tambahan Belanja Pegawai Rp2 Triliun untuk 2027
Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan kebutuhan dasar warga di pengungsian terpenuhi.
Makanan, air bersih, obat-obatan, dan layanan kesehatan telah disiapkan selama proses penanganan kebakaran.
"Tadi saya sudah bertanya langsung kepada warga, alhamdulillah semuanya dalam kondisi sehat. Kebutuhan makan dan minum sudah tersedia sejak sore hari.
Obat-obatan juga sudah disiapkan dan ada dua dokter beserta perawat yang berjaga hingga pagi untuk memantau kondisi kesehatan warga," ungkapnya.
>>> Telan Anggaran Rp259 Miliar, Pramono Targetkan Flyover Latumenten Selesai Desember 2026
Pemda juga menyalurkan alas tidur, kasur, vitamin, dan menyiagakan ambulans untuk antisipasi penanganan medis lebih lanjut.