Keluhan warga tentang saldo BLT Kesra yang terpotong atau nominal kurang ramai di media sosial dan grup WhatsApp.
Namun, berdasarkan penelusuran, keresahan ini muncul akibat kebingungan informasi.
>>> Kebakaran TPA Jatiwaringin, Puluhan KK Mengungsi di Posko
Pemerintah memastikan BLT Kesra tidak dilanjutkan pada tahun 2026. Penyaluran terakhir program ini berakhir pada 31 Desember 2025.
BLT Kesra Sudah Berakhir
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara resmi mengonfirmasi bahwa BLT Kesra hanya stimulus sementara, bukan bantuan rutin tahunan seperti PKH atau BPNT.
Dengan demikian, pertanyaan tentang potongan di 2026 sebenarnya merujuk pada kebingungan informasi, bukan potongan nyata dari pencairan tahun ini.
Penyebab Keluhan Nominal Kurang
Keluhan nominal bansos kurang sebenarnya berasal dari periode penyaluran BLT Kesra tahun 2025. Penyebabnya antara lain perbedaan periode pencairan antar wilayah, kebijakan daerah, atau pungutan liar.
Selain itu, perubahan komponen keluarga dalam DTKS juga bisa membuat nominal berbeda dari ekspektasi. Informasi di media sosial yang menyesatkan turut memperkeruh suasana.
Bansos yang Masih Aktif di 2026
Meski BLT Kesra dihentikan, beberapa program bansos lain masih berjalan. PKH cair 4 kali setahun dengan nominal Rp750.000 hingga Rp3.000.000 per tahap.
BPNT memberikan Rp200.000 per bulan, dan BLT Dana Desa Rp300.000 per bulan.
>>> Bentengi Generasi Muda, BNNK Bandung Barat Libatkan Pramuka Bentuk Saka Anti-Narkoba
Nominal tersebut bersifat umum dan dapat berubah sesuai kebijakan anggaran. Selalu cek kanal resmi untuk informasi terbaru.
Cara Cek Kesesuaian Nominal Bansos
Untuk memastikan nominal bansos sesuai hak, bandingkan komponen keluarga di DTKS dengan dana yang masuk ke rekening. Proses ini bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dari Kemensos.