unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Pengungsi WNA Kembali Tempati Trotoar UNHCR, Pramono Tegaskan Pemprov Bakal Bertindak
News

Pengungsi WNA Kembali Tempati Trotoar UNHCR, Pramono Tegaskan Pemprov Bakal Bertindak

Pengungsi WNA duduk di trotoar belakang kantor UNHCR Jakarta
Pengungsi WNA Kembali Tempati Trotoar UNHCR, Pramono Tegaskan Pemprov Bakal Bertindak
A A Ukuran Teks16px

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa penanganan pengungsi warga negara asing (WNA) di belakang kantor UNHCR, Jalan Setiabudi Selatan, Jakarta Selatan, merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Meski demikian, ia menyatakan akan menertibkan jika fasilitas umum digunakan tidak sesuai peruntukannya.

"Tetapi kalau kemudian mereka menggunakan fasilitas Pemerintah DKI Jakarta dengan tidak proper, saya tidak segan-segan untuk menertibkan itu.

Kami akan segera tertibkan," tegas Pramono, Sabtu, 4 Juli 2026.

Pernyataan ini menanggapi keberadaan puluhan pengungsi asal Somalia, Sudan, dan Afghanistan yang kembali menduduki trotoar tersebut.

Menurut Pramono, penertiban dilakukan agar trotoar tetap berfungsi sebagaimana mestinya untuk kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan fasilitas umum harus digunakan sesuai peruntukannya sehingga tidak mengganggu hak pejalan kaki, ketertiban lingkungan, maupun kenyamanan warga yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Pengungsi Kembali ke Trotoar

Pada Jumat, 3 Juli 2026, sejumlah pengungsi kembali mendatangi trotoar di belakang kantor UNHCR sehari setelah lokasi tersebut dikosongkan.

Meski jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya, masih terlihat pengungsi asal Somalia dan Afghanistan bertahan di lokasi dengan membawa tas, galon air, bantal, dan alas tidur.

Sebagian duduk menunggu, sementara lainnya beristirahat di tepi jalan menggunakan karpet.

Seorang pengungsi asal Afghanistan, Jafar Ali Husaini (47), mengaku telah tinggal di Indonesia selama sekitar 10 tahun dan sempat menetap di Surabaya, Makassar, serta Jakarta.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru