unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Cara Daftar Barcode Pertamina 2026, Panduan Terbaru Biar Pertalite Tetap Lancar
News

Cara Daftar Barcode Pertamina 2026, Panduan Terbaru Biar Pertalite Tetap Lancar

Ilustrasi pendaftaran barcode Pertamina melalui aplikasi MyPertamina
Cara Daftar Barcode Pertamina 2026, Panduan Terbaru Biar Pertalite Tetap Lancar
A A Ukuran Teks16px

Pendaftaran barcode Pertamina 2026 menjadi kebutuhan mendesak bagi pemilik kendaraan yang ingin mengisi Pertalite dan Biosolar.

Tanpa kode QR ini, nozzle pompa akan terkunci dan transaksi BBM subsidi tidak bisa dilakukan.

Banyak pengendara panik karena barcode belum aktif atau tiba-tiba hilang dari sistem. Aturan pembatasan 50 liter per hari lewat MyPertamina masih menyisakan kebingungan di lapangan.

Berdasarkan pengamatan langsung di situs Subsidi Tepat dan aplikasi MyPertamina, penolakan pendaftaran paling sering terjadi karena foto dokumen buram, pajak kendaraan mati, atau data KTP tidak sinkron dengan STNK di sistem Korlantas Polri.

Proses daftar barcode Pertamina sebenarnya bisa selesai dalam hitungan menit untuk data diri, dan maksimal 14 hari kerja untuk verifikasi kendaraan.

Setelah aktif, pengisian BBM subsidi kembali lancar tanpa takut nozzle terkunci.

Apa Itu Barcode Pertamina dan Kenapa Wajib Dimiliki

Barcode Pertamina adalah kode QR digital yang menyimpan identitas kendaraan, mulai dari nomor polisi, data pemilik, hingga kuota BBM subsidi yang berhak dibeli.

Kode ini lahir dari program Subsidi Tepat yang berjalan sejak Juli 2022.

Fungsinya memastikan Pertalite dan Biosolar hanya mengalir ke kendaraan yang berhak menerima subsidi negara.

Sejak 1 April 2026, pemerintah resmi menerapkan batas pembelian maksimal 50 liter per kendaraan per hari lewat sistem barcode MyPertamina.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026.

Sistem verifikasi terhubung langsung dengan basis data Korlantas Polri, sehingga data STNK dicek secara real-time saat pendaftaran.

Syarat Daftar Barcode Pertamina Subsidi Tepat 2026

Syarat utama meliputi KTP, STNK asli yang masih aktif pajaknya, foto kendaraan tampak depan dan samping yang memperlihatkan pelat nomor, serta nomor HP dan email aktif untuk verifikasi.

Kapasitas mesin kendaraan juga jadi penentu. Kuota Pertalite biasanya berlaku untuk mesin hingga 1.400 cc dan Solar subsidi hingga 2.000 cc.

Dokumen wajib meliputi KTP (foto jelas, tidak buram, estimasi verifikasi 1-3 hari), STNK (pajak aktif, sesuai nama pemilik, maksimal 14 hari), dan foto kendaraan (tampak depan dan samping, pelat terlihat, maksimal 14 hari).

Total tiga dokumen, gratis, tanpa biaya.

Pastikan alamat email dan nomor ponsel yang didaftarkan benar-benar aktif. Notifikasi status verifikasi hanya dikirim lewat dua jalur ini.

Cara Daftar Barcode Pertamina 2026 Lewat Aplikasi MyPertamina

Cara paling praktis adalah lewat aplikasi MyPertamina. Prosesnya bisa selesai langsung dari genggaman tanpa perlu ke SPBU.

Langkah-langkahnya: unduh aplikasi MyPertamina di Google Play Store atau App Store. Buka aplikasi, pilih menu Daftar Akun Baru.

Isi nomor ponsel aktif dan buat kata sandi atau PIN. Verifikasi nomor HP menggunakan kode OTP.

Masuk ke menu Subsidi Tepat, lengkapi profil sesuai data KTP. Klik Daftarkan Kendaraan, pilih jenis kendaraan dan isi nomor polisi.

Unggah foto STNK dan foto kendaraan sesuai ketentuan. Kirim data untuk diverifikasi, lalu tunggu notifikasi lewat email atau aplikasi.

Setelah disetujui, barcode langsung muncul di aplikasi dan siap dipindai kapan saja tanpa perlu dicetak.

Cara Daftar Lewat Situs Resmi Subsidi Tepat MyPertamina

Cara ini cocok bagi yang lebih nyaman mendaftar lewat laptop atau komputer. Buka situs resmi di subsiditepat.

mypertamina. id.

Klik tombol Daftar Akun Baru, centang persetujuan syarat dan ketentuan.

Isi formulir dengan NIK, nomor ponsel, email, dan kata sandi. Cek email masuk, lalu klik tautan aktivasi akun.

Login kembali menggunakan NIK dan kata sandi. Masukkan kode verifikasi tambahan yang dikirim ke email.

Lengkapi data domisili dan unggah foto KTP. Klik Daftarkan Kendaraan, pilih jenis kendaraan, lalu klik Cek Data Unit.

Unggah foto STNK dan foto kendaraan, lalu kirim pengajuan. Pantau status verifikasi lewat menu akun secara berkala.

Jika pengajuan ditolak, sistem biasanya langsung menampilkan alasan penolakan supaya bisa segera memperbaiki data.

Cara Daftar Barcode Pertamina Secara Offline di SPBU

Bagi yang kurang terbiasa dengan proses digital atau tidak punya koneksi internet stabil, opsi daftar offline di SPBU jadi solusi paling aman.

Kunjungi SPBU Pertamina terdekat yang memiliki booth layanan Subsidi Tepat.

Sampaikan ke petugas bahwa ingin mendaftarkan kendaraan untuk barcode BBM subsidi. Serahkan KTP dan STNK asli untuk diverifikasi langsung.

Ikuti arahan petugas saat mengisi formulir pendaftaran digital. Tunggu proses hingga barcode dinyatakan aktif oleh sistem.

Metode ini sangat membantu lansia atau pemilik kendaraan yang belum terbiasa mengoperasikan aplikasi secara mandiri.

Berapa Lama Proses Verifikasi Barcode Pertamina Selesai

Verifikasi data diri di Subsidi Tepat biasanya rampung dalam 1 sampai 3 hari kerja. Sementara verifikasi data kendaraan bisa memakan waktu hingga 14 hari kerja.

Lama proses tergantung pada kelengkapan dokumen dan kecocokan data dengan basis STNK di Korlantas Polri. Jika sudah lebih dari 14 hari, segera cek status atau hubungi layanan bantuan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru