unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Epidemiolog: Gelombang Panas Eropa Tak Akan Pindah ke Indonesia
News

Epidemiolog: Gelombang Panas Eropa Tak Akan Pindah ke Indonesia

Ilustrasi gelombang panas dan suhu ekstrem di Indonesia
Kemenkes Imbau Waspada ISPA Saat Puncak Musim Kemarau
A A Ukuran Teks16px

Epidemiolog sekaligus ahli kesehatan lingkungan Dicky Budiman mengingatkan Indonesia perlu mewaspadai ancaman gelombang panas akibat perubahan iklim.

Menurut Dicky, gelombang panas yang melanda Eropa merupakan fenomena regional sehingga tidak akan berpindah ke Indonesia.

Namun, perubahan iklim membuat suhu rata-rata di Indonesia terus meningkat.

Hal ini ditandai dengan semakin seringnya hari-hari panas ekstrem dan meningkatnya heat index atau suhu yang dirasakan tubuh.

"Gelombang panas yang terjadi di Eropa ini merupakan fenomena regional sehingga tidak berpindah ke Indonesia. Indonesia, di sisi lain sedang mengalami dampak perubahan iklim berupa peningkatan suhu rata-rata.

Jadi semakin sering terjadi hari-hari panas ekstrem dan terutama meningkatnya heat index atau suhu yang dirasakan tubuh," ujar Dicky melalui pesan suara, dikutip Senin (06/07).

Ia menjelaskan, kondisi di Indonesia justru dapat terasa lebih berbahaya dibandingkan dengan beberapa wilayah Eropa karena tingkat kelembapan udara yang tinggi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru