Operator telekomunikasi milik negara India, BSNL, baru saja meluncurkan telepon satelit yang dirancang untuk pengguna di daerah tanpa jaringan seluler konvensional.
Berbeda dengan ponsel biasa, perangkat ini terhubung langsung ke satelit, bukan menara telekomunikasi di darat.
>>> Bocoran Kapasitas Baterai Oppo Find N7 Muncul
Telepon satelit BSNL dibanderol dengan harga Rs 1.34.166 (sekitar $1.400 atau Rp 26 juta) sudah termasuk pajak.
Perangkat ini tidak bergantung pada jaringan 4G atau 5G, sehingga pengguna dapat melakukan panggilan suara di lokasi terpencil sekalipun.
Fitur dan Target Pengguna
BSNL mengembangkan layanan ini bekerja sama dengan Inmarsat, penyedia komunikasi satelit global.
Telepon ini memiliki desain kokoh yang tahan terhadap kondisi luar ruangan yang keras, serta baterai tahan lama untuk operasi ekstensif.
Fitur SOS darurat juga tersedia untuk situasi genting, seperti bencana alam, misi penyelamatan, atau operasi di lingkungan terpencil.
BSNL menyatakan bahwa telepon satelit ini tidak ditujukan untuk pengguna ponsel pintar sehari-hari.
>>> Rumor Samsung Setop Galaxy Z Flip, Galaxy Z Flip8 Disebut Jadi Generasi Terakhir
Sasaran utamanya adalah sektor pertahanan, tanggap bencana, maritim, pertambangan, operasi industri, tim peneliti, peziarah di jalur terisolasi, dan petualang di destinasi terpencil.
Komunikasi satelit dapat tetap beroperasi bahkan ketika infrastruktur telekomunikasi darat tidak tersedia.
Regulasi dan Ketersediaan
Pembelian atau penggunaan perangkat ini memerlukan izin terlebih dahulu dari Departemen Telekomunikasi India.
Telepon satelit diatur ketat di India, dan penggunaan tanpa izin dapat berakibat tuntutan hukum.
Pihak yang berminat dapat menghubungi BSNL atau mengunjungi kantor BSNL terdekat untuk informasi lebih lanjut.
>>> Realme Narzo 100x 5G Meluncur 15 Juli, Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz
Bersamaan dengan peluncuran ini, BSNL terus memperkuat jaringan nasionalnya dengan pemasangan hampir 99.000 situs 4G.

