Harga tembaga bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat dan menuju kenaikan mingguan kedua berturut-turut.
Investor mengabaikan potensi hambatan permintaan akibat kembali memanasnya konflik di Timur Tengah pada pertengahan pekan ini.
>>> Kafilah Tangerang Pertahankan Juara Umum MTQ Banten di Tengah Kebakaran
Sepanjang pekan ini, harga logam merah naik sekitar 1%, sejalan dengan aset berisiko lainnya yang pulih dari kerugian awal pekan.
Kerugian tersebut terjadi setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran.
>>> Saham Emiten CPO Terbang Berkat Mandatori B50
Pembicaraan teknis antara Iran dan AS untuk mencari solusi permanen atas konflik yang telah berlangsung berbulan-bulan terus berlanjut setelah dua hari bentrokan, menurut seorang pejabat AS.
Kembalinya perang besar-besaran berpotensi mengganggu pasokan energi global melalui Selat Hormuz.
>>> Xiaomi 18 Pro Dikabarkan Gunakan Chip 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6
Hal itu dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan permintaan komoditas industri seperti tembaga.
