unique visitors counter
⌂ Beranda News ILO: AI Ubah Pola Kerja di ASEAN, Belum Sebabkan PHK Massal

ILO: AI Ubah Pola Kerja di ASEAN, Belum Sebabkan PHK Massal

ILO: AI Ubah Pola Kerja di ASEAN, Belum Sebabkan PHK Massal
Ilustrasi: ILO: AI Ubah Pola Kerja di ASEAN, Belum Sebabkan PHK Massal
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Kecerdasan buatan (AI) berpotensi mengubah pola kerja hampir 80 juta orang di Asia Tenggara.

Namun, belum ada tanda-tanda bahwa teknologi itu menyebabkan pemangkasan jumlah karyawan dalam skala besar, menurut Organisasi Buruh Internasional (ILO).

>>> Febrie Buka Suara soal Rumah Sentul, Tegaskan Uang yang Ditemukan Ada Pemiliknya

alt mid

Hampir 80 juta pekerja, atau 22,9% dari total tenaga kerja di negara-negara ASEAN, bekerja di bidang yang berpotensi terotomatisasi atau terbantu oleh AI.

Demikian disampaikan ILO dalam laporan terbarunya.

Dari jumlah tersebut, sekitar 11,7 juta pekerja atau 3,3% dari total tenaga kerja berada di kategori paparan AI tertinggi.

alt mid

>>> Jampidsus Bantah Terkait Kafe dan Money Changer yang Digeledah Polisi

Sementara itu, 67% tenaga kerja terkonsentrasi pada pekerjaan yang tidak teridentifikasi memiliki paparan terhadap AI.

Pekerjaan dengan Paparan AI Tertinggi

Pekerjaan dengan potensi terbesar bagi AI untuk mengotomatisasi atau memperluas tugas terus tumbuh sejak 2017.

Hal ini termasuk setelah munculnya AI generatif, yang menunjukkan teknologi tersebut belum menyebabkan gangguan pekerjaan secara luas.

>>> Menkes Targetkan Temuan Kasus Kusta Naik hingga 40.000/Tahun

Pekerjaan dengan paparan AI tertinggi meliputi analis keuangan, pengembang multimedia, dan pialang keuangan. Demikian ditunjukkan dalam laporan ILO.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot