Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melalui PT Danantara Development Management Fund resmi bekerja sama dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Latitude Energy.
Kerja sama ini bertujuan mengembangkan gasifikasi batu bara menjadi gas sintetis (syngas).
>>> 62 Rumah Dibayar, Dinas SDA Kejar Pembebasan 108 Rumah di Cawang
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Joy M Sakurai, menyambut baik kolaborasi sektor swasta kedua negara ini.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) menjadi langkah awal sinergi tersebut.
Menurut Joy, sinergi ini menjadi bukti nyata eratnya hubungan bilateral antara AS dan Indonesia di sektor ekonomi dan teknologi.
"Hubungan perdagangan dan investasi antara Amerika Serikat dan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar.
Teknologi energi maju Amerika Serikat dapat mendukung ketahanan energi, pertumbuhan industri, serta kemakmuran ekonomi jangka panjang bagi kedua negara," ujar Joy dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026).
Proyek ini diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan angka impor gas Indonesia.
>>> ILO: AI Ubah Pola Kerja di ASEAN, Belum Sebabkan PHK Massal
Teknologi yang digunakan adalah Transport Integrated Gasification (TRIG), teknologi konversi batu bara tingkat lanjut yang diklaim paling mutakhir di dunia.
