unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle AI Peramal Nasib Tentukan Tanggal Lahir Bayi di Korea

AI Peramal Nasib Tentukan Tanggal Lahir Bayi di Korea

AI Peramal Nasib Tentukan Tanggal Lahir Bayi di Korea
Ilustrasi: AI Peramal Nasib Tentukan Tanggal Lahir Bayi di Korea
A A Ukuran Teks16px

Bagi sebagian bayi Korea yang lahir di era kecerdasan buatan (AI), peramalan nasib dimulai sebelum tangisan pertama mereka.

Seiring maraknya operasi caesar terencana, calon orang tua memilih tanggal dan jam kelahiran yang dianggap baik menggunakan AI saju, bentuk ramalan Korea berdasarkan tahun, bulan, hari, dan jam kelahiran.

>>> Ratusan Pendidik Bahasa Korea Berkumpul di Seoul Bahas Masa Depan Pengajaran

Praktik ini menarik perhatian karena tingkat operasi caesar di Korea menduduki peringkat tertinggi di antara negara-negara OECD.

Karena operasi caesar terencana memungkinkan keluarga menyesuaikan waktu kelahiran, beberapa orang tua kini menggunakan apa yang disebut warganet sebagai "saju AI" untuk menentukan waktu melahirkan.

Penggunaan AI untuk saju semakin umum sejak tahun 2025, ketika alat kecerdasan buatan mulai digunakan secara luas.

in2

7 dari 10 Kelahiran Lewat Operasi Caesar

Kemampuan menjadwalkan kelahiran juga menimbulkan potensi konflik.

Beberapa ibu hamil berselisih dengan orang tua atau mertua mengenai apakah akan melahirkan normal atau caesar, menjadikan metode persalinan sebagai pertengkaran keluarga sebelum proses melahirkan dimulai.

Seorang ibu hamil menulis bahwa ia melahirkan anak pertama secara caesar dan berencana melahirkan anak kedua dengan cara yang sama.

"Metode persalinan seharusnya sepenuhnya keputusan ibu," katanya. "Orang-orang di sekitar saya terus memberi tahu saya apa yang harus dilakukan, dan itu membuat stres."

Seorang warganet menanggapi dengan menyebutkan angka operasi caesar Korea sebesar 66,9 persen pada tahun 2024, yang termasuk tertinggi di dunia.

Warganet itu membandingkannya dengan sekitar 33 persen di Amerika Serikat dan 18 persen di Jepang, serta mengatakan angka tinggi Korea mencerminkan beberapa faktor, termasuk wanita memiliki bayi di usia lebih tua, perluasan cakupan asuransi kesehatan, dan kemajuan teknologi medis.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot