Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan peningkatan infeksi parasit Cyclospora di 31 negara bagian. Beberapa wilayah mencatat lonjakan kasus dalam dua pekan terakhir dibanding tahun lalu.
Parasit mikroskopis ini menyebabkan Cyclosporiasis, penyakit gastrointestinal parah yang ditularkan melalui makanan dan air terkontaminasi. Hingga kini, petugas kesehatan belum menemukan sumber spesifik wabah.
>>> BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026
Apa Itu Cyclospora?
Cyclospora adalah parasit bersel tunggal yang masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi kotoran manusia.
>>> BNI: Kepercayaan Nasabah Fondasi Industri Keuangan Digital
Gejala utama Cyclosporiasis adalah diare berair yang bisa berlangsung berminggu-minggu, disertai kram perut, mual, dan demam ringan. Infeksi dapat kambuh jika tidak diobati dengan tepat.
>>> Harga B50 Diimbau Tak Jauhi Solar Subsidi, Agar Tak Bebani Fiskal
CDC merekomendasikan pengobatan dengan antibiotik trimetoprim-sulfametoksazol. Pencegahan terbaik adalah mencuci tangan dan buah-buahan segar sebelum dikonsumsi.
