Perjalanan jarak jauh sering membuat tubuh kelelahan. Banyak pengemudi memilih berhenti sejenak dan beristirahat di dalam mobil sebelum melanjutkan perjalanan.
Cara ini memang praktis karena tidak perlu mencari penginapan. Namun, tidur di dalam mobil bukan tanpa risiko.
>>> Krisis Perfilman Korea Tak Terlihat dari New York, Kata Kepala Festival Film AS
Beberapa bahaya yang mengintai antara lain tindak kriminal, keracunan gas karbon monoksida, dan gangguan kesehatan akibat suhu kabin yang ekstrem.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan aspek keselamatan.
Pilih Lokasi Parkir yang Aman
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah lokasi parkir.
Pilihlah tempat yang ramai dan aman, seperti rest area jalan tol, SPBU 24 jam, atau area parkir resmi yang memiliki petugas keamanan.
>>> KPop Demon Hunters Sing-Along di Jakarta: Bernyanyi Gratis dan Misi Interaktif
Lokasi dengan kamera pengawas atau CCTV juga lebih disarankan. Hindari tempat yang gelap, sepi, atau jauh dari aktivitas masyarakat karena berpotensi meningkatkan risiko kriminal.
Hindari Tidur dengan Mesin Menyala di Tempat Tertutup
Banyak orang merasa lebih nyaman tidur dengan mesin dan AC menyala. Namun, kebiasaan ini berbahaya jika mobil berada di garasi tertutup atau area dengan ventilasi buruk.
Gas karbon monoksida dari sistem pembuangan bisa masuk ke kabin jika terjadi kebocoran. Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi.
>>> Baterai iPhone Lipat Lebih Besar dari Galaxy Z Fold 8? Ini Faktanya
Paparan karbon monoksida dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan keracunan serius dan mengancam jiwa. Pastikan mobil berada di area terbuka jika mesin harus dinyalakan.
