Pemerintah Kota Seoul membuka 212 fasilitas pendingin air gratis di taman dan ruang hijau di seluruh ibu kota pada Jumat lalu.
Langkah ini bertujuan membantu warga dan wisatawan mengatasi gelombang panas musim panas yang semakin panjang.
>>> Di Dalam Hospis Korea, Tempat Kehidupan Dimulai Kembali
Fasilitas musiman ini mencakup 142 area percikan air dan 70 taman bermain air khusus. Semua fasilitas akan beroperasi hingga Agustus mendatang.
Destinasi Unggulan
Untuk memandu keluarga mencari tempat bermain air, Dinas Taman dan Lansekap Kota Seoul merekomendasikan 10 destinasi teratas.
Kategori pertama adalah area percikan air standar, seperti Seoul Forest yang saat ini menjadi tuan rumah Pameran Taman Internasional Seoul 2026.
Tempat lain termasuk Seoul Plaza di depan Balai Kota, World Cup Park di Distrik Mapo yang memiliki taman petualangan dan 'Pantai Nanji' berpasir, serta Buramsan Healing Park di Distrik Nowon yang populer dengan konservatori kupu-kupu besar.
Untuk taman bermain air yang lebih luas dengan struktur interaktif, pejabat merekomendasikan Seoul Botanic Park.
Taman air berwarna-warni di sana memiliki kedalaman maksimal 25 sentimeter dan mewajibkan penggunaan sepatu air.
Kota juga menetapkan tiga fasilitas hibrida yang menggabungkan area percikan air dengan instalasi bermain yang lebih besar.
>>> Rahasia Awet Muda Han Go-eun: Bekal Makan Siang Buatan Suami
Tempat-tempat tersebut meliputi Jungnang Camping Forest yang memiliki ember air terjun, Boramae Park di bekas lahan Akademi Angkatan Udara yang terkenal dengan pameran pesawat, dan North Seoul Dream Forest yang memiliki 'kolam cermin' dangkal.
Standar Kebersihan dan Keamanan
Untuk menjaga standar kebersihan, otoritas kota akan melakukan uji kualitas air dua kali sebulan. Pengujian meliputi tingkat pH, kekeruhan, dan jumlah bakteri E.
coli.
Jika ada fasilitas yang tidak memenuhi ambang batas aman, operasi akan dihentikan sementara untuk pembersihan menyeluruh dan penggantian air total.
Selain itu, petugas penyelamat akan ditempatkan di semua taman bermain air utama selama jam operasional standar.
Kepala Dinas Taman dan Lansekap Seoul, Kim Young-hwan, mengatakan, 'Kami akan mengelola fasilitas air taman secara ketat melalui kontrol kualitas air dan inspeksi keselamatan yang ketat.'
>>> Resensi 'Mrs. Shim is a Killer': Novel Pembunuh Berdarah Dingin dengan Sentuhan Budaya Korea
Karena jadwal operasi yang tepat bervariasi di setiap taman, pejabat menyarankan untuk memeriksa detail di platform Smart Seoul Map secara daring sebelum berkunjung.
