Pahlevi.
Revitalisasi Terminal 1A dan Pengembangan Terminal 3
Pada tahun ini, transformasi Bandara Soekarno-Hatta terus berlanjut melalui revitalisasi Terminal 1A.
“Pada 2026, program transformasi berlanjut melalui revitalisasi Terminal 1A untuk pelayanan lebih baik, fasilitas lebih lengkap, serta kapasitas penumpang yang jauh lebih banyak dari saat ini 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun,” ujar Mohammad R.
Pahlevi.
Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat.
Secara bersamaan, pengembangan Terminal 3 juga terus dilanjutkan melalui program beautifikasi pada berbagai area strategis.
Program beautifikasi di Terminal 3 mencakup pembaruan fasad tenant komersial di area keberangkatan, penataan ulang area boarding gate, hingga penyempurnaan desain interior pada area check in dan fasilitas umum lainnya.
Menurut InJourney Airports, seluruh pembaruan tersebut menjadi modal penting bagi Bandara Soekarno-Hatta untuk bersaing dengan bandara kelas dunia lainnya.
>>> Pemerintah Garap Potensi Wisata Musik Sambut Konser BTS
Tiga Program Airport Experience
Mohammad R.
Pahlevi mengungkapkan percepatan transformasi kini dilakukan melalui tiga program utama yang berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna jasa atau airport experience.
“Bandara Soekarno-Hatta harus memiliki standar yang lebih tinggi lagi, karena itu kami menjalankan 3 program airport experience yakni Airport Revitalization & Beautification, Airport Transformation, dan Tactical Recommendation Follow Up,” jelas Mohammad R.
Pahlevi.
Program pertama adalah Airport Revitalization & Beautification yang bertujuan menghadirkan suasana bandara yang lebih nyaman dan modern.
Program ini mencakup revitalisasi area check in di seluruh terminal, penataan kursi tunggu di area boarding gate, hingga pembaruan area boarding lounge.
Selain itu, seluruh fasilitas umum seperti toilet dan ruang perawatan bayi atau nursery juga menjadi bagian dari program revitalisasi tersebut.
