Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu) berencana menggali potensi pajak dari sektor informal yang selama ini belum tersentuh.
Namun, Ditjen Pajak masih belum mengungkap sektor informal mana yang akan menjadi fokus penggalian penerimaan pajak ke depan.
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan pihaknya belum bisa menyampaikan sektor-sektor prioritas karena masih memerlukan kajian berbasis data.
"Ya, saya belum bisa ngomong ya.
Kalian pertanyaannya detail sekali, nanti saya lihat data dulu," kata Bimo ditemui di kantornya, Senin (13/7/2026).
Menurut dia, pembahasan mengenai sektor informal yang berpotensi akan dilakukan terlebih dahulu bersama anggota dewan bidang keuangan, yakni Komisi XI DPR RI.
Oleh karena itu, Bimo enggan berspekulasi mengenai sektor tertentu.
"Karena kan saya enggak bisa spekulasi, misalnya sektor pertanian itu sektor yang sangat luas, kontribusinya ke PDB juga bagus, tetapi kan itu non-taxable," ujarnya.