Penyaluran masih menunggu pencairan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) yang sedang ditinjau Kementerian Keuangan.
"Kami juga prosesnya sudah mengajukan anggaran ke Kementerian Keuangan, sedang direviu oleh Kementerian Keuangan. Kami tentu menunggu adanya anggaran di DIPA Bapanas.
Setelah ada, baru akan kita tugaskan untuk bantuan pangan tahap kedua," ucap Ketut.
Dampak terhadap Inflasi
Pihak Bapanas meyakini intervensi pangan skala besar ini efektif menahan lonjakan harga beras di pasar eceran.
"Bayangkan 33 juta KPM kali 3 bulan, berarti hampir 1 juta ton beras. Ini langsung diterima di konsumen.
>>> Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis MPLS Ramah 2026, Simak Panduannya
Tentu kebutuhan orang membeli beras di pasar-pasar akan berkurang, nah pasti akan sedikit mengerem inflasi," papar Ketut.
