Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) mendesak pemerintah agar tidak terburu-buru memanfaatkan surplus solar domestik untuk meningkatkan produksi avtur (Jet A-1) atau bahan bakar jet.
Manajer Riset Sekretariat Nasional Fitra Bailul Hadi mengapresiasi peningkatan kapasitas kilang domestik dan keberhasilan implementasi mandatori biodiesel B50 yang mampu menekan konsumsi dan impor solar fosil sehingga memicu surplus.
>>> Romain Molina Sinyalkan Investigasi Skandal Sepak Bola Indonesia
Namun, dia menilai pemerintah terlalu dini mengasumsikan kelebihan pasokan tersebut sebagai peluang instan untuk mendongkrak produksi avtur.
"Jangan terjebak euforia surplus.
>>> RI Butuh Rp60 Triliun untuk Modernisasi Kilang demi Konversi Solar Jadi Avtur
Surplus belum tentu mencerminkan efisiensi, tetapi bisa dipicu perlambatan konsumsi, perubahan pola transportasi, atau melemahnya aktivitas industri," ujar Bailul saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).
>>> Ketegangan Iran-AS Meningkat, Kilang Asia Borong 11 Juta Barel Minyak AS
Untuk itu, Fitra mendesak pemerintah untuk membuka data penyebab surplus tersebut secara transparan.
