Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) memperkirakan kebutuhan investasi modernisasi kilang untuk merealisasikan rencana pemerintah mengonversi surplus solar domestik menjadi bahan bakar jet (avtur) mencapai Rp60 triliun.
Sekretaris Nasional Fitra, Badiul Hadi, mengatakan opsi revamping pada kilang eksisting milik PT Pertamina (Persero) membutuhkan biaya yang lebih rendah dibandingkan membangun kilang baru.
>>> Profil Kuntadi, Kandidat Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah
“Data program refinery development master plan (RDMP) menunjukkan bahwa modernisasi satu unit kilang memerlukan pendanaan antara US$1–US$4 miliar atau sekitar Rp15–Rp60 triliun, tergantung skala kapasitas dan kompleksitas teknologi,” ujar Badiul, Rabu (15/7/2026).
>>> Bapanas Salurkan Bantuan Beras Tahap II Mulai Agustus 2026
Contoh Proyek RDMP
Proyek RDMP Balikpapan menelan investasi sekitar US$4 miliar, sementara RDMP Balongan menyerap dana antara US$3 miliar hingga US$4 miliar.
>>> BEI Tetapkan 51 Saham HSC, BYAN hingga DCII Masuk Daftar
Adapun pengembangan unit pengolahan tingkat lanjut seperti hydrocracker saja biayanya dapat melampaui US$1 miliar.
