Samsung memberikan klarifikasi resmi terkait penggunaan data kesehatan pengguna untuk pelatihan kecerdasan buatan (AI).
Langkah ini diambil setelah sejumlah pengguna Samsung Health melaporkan adanya pemberitahuan yang meminta persetujuan penggunaan data mereka untuk tujuan tersebut.
>>> Xiaomi Rilis Powerbank Pertama Sesuai Standar Keamanan Nasional Baru China
Dalam pemberitahuan sebelumnya, pengguna diberi opsi untuk menarik persetujuan. Namun, disebutkan bahwa penarikan itu akan mengakibatkan penghapusan data kesehatan dan ketidakmampuan menyinkronkannya dengan akun Samsung.
Hal ini menuai kritik dari pengguna.
Penjelasan Samsung
Melalui pemberitahuan dalam aplikasi, Samsung menjelaskan bahwa data kesehatan yang dikumpulkan untuk pelatihan AI terpisah dari data yang digunakan untuk menyediakan layanan Samsung Health.
>>> Motorola Edge 70 Max Resmi di India: Baterai 7.100 mAh dan Snapdragon 8 Gen 5
Jika pengguna menarik persetujuan, data yang dikumpulkan khusus untuk pengembangan AI akan dihapus dan tidak lagi digunakan.
Samsung juga memastikan bahwa data kesehatan yang sudah ada untuk layanan Samsung Health tidak akan terpengaruh atau dihapus.
Perusahaan asal Korea Selatan itu juga mengatakan akan memperbaiki teks pemberitahuan agar informasi lebih jelas dan akurat.
>>> Render Bocor Tampilkan Seluruh Lini Galaxy Unpacked Samsung
Meskipun Samsung tidak secara langsung menanggapi kekhawatiran tentang penonaktifan sinkronisasi cloud, laporan dari SamMobile menyebutkan bahwa sinkronisasi cloud tetap berfungsi meskipun pengguna menarik persetujuan untuk penggunaan data AI.

