unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Xiaomi Rilis Powerbank Pertama Sesuai Standar Keamanan Nasional Baru China

Xiaomi Rilis Powerbank Pertama Sesuai Standar Keamanan Nasional Baru China

Xiaomi Rilis Powerbank Pertama Sesuai Standar Keamanan Nasional Baru China
Ilustrasi: Xiaomi Rilis Powerbank Pertama Sesuai Standar Keamanan Nasional Baru China
A A Ukuran Teks16px

Xiaomi resmi meluncurkan powerbank pertama yang memenuhi standar keamanan nasional baru China untuk pengisi daya portabel.

Produk bernama Xiaomi Power Bank 20000 22.5W ini akan mulai dijual di China pada 22 Juli dengan harga 149 yuan atau sekitar 22 dolar AS.

>>> Motorola Edge 70 Max Resmi di India: Baterai 7.100 mAh dan Snapdragon 8 Gen 5

Powerbank ini memiliki kapasitas 20.000 mAh dan mendukung pengisian daya 22,5W melalui kabel bawaan.

Di dalamnya, Xiaomi menggunakan dua sel baterai 10.000 mAh, bukan satu sel besar.

Uji Keamanan Ketat

Xiaomi mengklaim produk ini telah lulus serangkaian uji keamanan yang ketat.

in2

Pengujian meliputi uji tusuk jarum 4 mm, uji paparan panas 135 derajat Celcius, uji pengisian berlebih pada 1,3 kali tegangan normal, uji tekanan dengan gaya sekitar 1,3 ton, dan uji penuaan 300 siklus untuk mendeteksi pelapisan lithium.

Perangkat ini juga dilengkapi fitur manajemen cerdas yang terhubung dengan kabelnya.

Pengguna dapat memeriksa kesehatan baterai dan mengakses informasi ketertelusuran tentang baterai di dalamnya.

>>> Render Bocor Tampilkan Seluruh Lini Galaxy Unpacked Samsung

Untuk konektivitas, tersedia satu port USB-A dan dua port USB-C.

Standar Nasional Baru

China memperkenalkan standar nasional wajib untuk keamanan powerbank pada 3 April 2026, yang akan berlaku efektif pada 1 April 2027.

Aturan tersebut mensyaratkan perlindungan lebih kuat terhadap panas tinggi, pengisian berlebih, dan tekanan, serta menambahkan uji baru untuk akumulasi lithium setelah siklus pengisian berulang.

Powerbank juga harus mampu menyimpan dan membagikan data tentang kejadian tidak biasa, dan setiap unit memerlukan kode identifikasi sendiri agar konsumen dapat memeriksa detail seperti merek baterai.

Standar ini disusun dengan masukan dari beberapa produsen besar, termasuk Huawei, Xiaomi, Oppo, dan Anker, dan dianggap sebagai salah satu yang terketat di dunia.

Aturan ini juga melarang penggunaan sel lithium daur ulang atau refurbished, serta menetapkan aturan lebih ketat untuk cairan kimia di dalam baterai.

>>> Xiaomi Mulai Luncurkan HyperOS 3.3 Berbasis Android 17

Produsen memiliki masa transisi sebelum aturan menjadi wajib, namun peluncuran Xiaomi menunjukkan perusahaan sudah bergerak memenuhi persyaratan lebih awal.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot