unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Kembali Terapkan Blokade dan Tingkatkan Serangan, Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah

AS Kembali Terapkan Blokade dan Tingkatkan Serangan, Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah

AS Kembali Terapkan Blokade dan Tingkatkan Serangan, Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Ilustrasi: AS Kembali Terapkan Blokade dan Tingkatkan Serangan, Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
A A Ukuran Teks16px

Pasukan paramiliter Garda Revolusi Iran mengancam akan menghentikan semua ekspor energi dari Timur Tengah akibat blokade tersebut.

“Ekspor minyak dan gas dari kawasan akan untuk semua orang atau tidak untuk siapa pun,” kata Garda Revolusi.

Tak lama setelah AS meluncurkan gelombang serangan ketiga dalam 24 jam, Trump mengatakan Iran siap mencapai kesepakatan damai, tetapi ia tidak merincinya.

“Mereka tidak suka apa yang kami lakukan, dan mereka ingin menyelesaikannya.

Kami akan lihat apakah kami menyelesaikannya dengan mereka, atau kami menyelesaikannya,” katanya pada Rabu di sebuah pertemuan puncak pertahanan di U.

S. Army War College di Pennsylvania.

in2

Serangan AS dan Iran Saling Balas

AS melancarkan gelombang serangan, menghantam puluhan target semalaman, kata Komando Pusat militer pada Rabu, dan kemudian kembali menyerang Iran pada siang hari — sebuah langkah yang tidak biasa yang semakin menandakan peningkatan tempo serangan.

Gelombang serangan lain dimulai pada Rabu malam.

Komando Pusat mengatakan pihaknya melihat kapal tanker minyak berbendera Curacao, Belma, berlayar menuju Pulau Kharg dan, setelah kapal itu “mengabaikan beberapa peringatan,” sebuah pesawat AS melumpuhkan kapal dagang tersebut dengan menembakkan rudal hellfire ke cerobong asap kapal.

Selain Belma yang kini lumpuh, militer AS mengatakan juga harus berkomunikasi dengan dua kapal dagang lainnya, tetapi mereka mematuhi instruksi untuk berbalik.

Militer AS melumpuhkan setidaknya delapan kapal dagang selama putaran pertama blokade, termasuk satu serangan yang menewaskan tiga pelaut.

Di antara target militer AS minggu ini adalah Pulau Greater Tunb, yang dipandang sebagai titik strategis di Selat Hormuz.

Komando Pusat mengatakan serangan itu menargetkan situs pertahanan dan rudal Iran.

Iran mengambil alih tiga pulau — Abu Musa, Greater Tunb, dan Lesser Tunb — dari wilayah yang kemudian menjadi Uni Emirat Arab pada tahun 1971.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot