Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengumumkan perubahan signifikan dalam peta investasi asing di Indonesia pada kuartal II-2026.
Untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir, Hong Kong menggeser Singapura sebagai sumber investasi asing terbesar ke Indonesia.
>>> Jalan Bama–Pagelaran di Pandeglang Kembali Rusak Usai Dibangun Program Bang Andra
Rosan menjelaskan pergeseran ini sejalan dengan meningkatnya investasi dari China yang masuk melalui Hong Kong.
"Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir, China investasinya lebih agresif melalui Hong Kong, sehingga tempat pertama dari investasi di kuartal kedua ini ditempati oleh Hong Kong," kata Rosan saat menyampaikan laporan realisasi investasi semester I-2026 di Istana Kepresidenan, Kamis (16/7/2026).
Menurut Rosan, Indonesia dinilai sebagai negara yang stabil dari sisi pertumbuhan ekonomi, politik, dan sosial dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
>>> Sertifikasi Lahan Gratis untuk MBR: Jaminan Kepastian Hukum Rumah
Faktor kestabilan menjadi kunci utama bagi investor asing yang menanamkan modal jangka panjang.
"Jadi mereka juga ingin memastikan, 'Oh kita investasi bukan jangka waktu 1, 2, 5, 10 tahun tapi sebisanya selamanya mungkin.'
>>> IHSG Menguat 1,1% ke 6.108, Inflasi AS dan Sikap The Fed Jadi Katalis
Sehingga faktor kestabilan menjadi hal kunci utama," ungkapnya.
