Christopher Nolan kembali dengan proyek terbarunya, The Odyssey, setelah sukses dengan Oppenheimer.
Film ini merupakan adaptasi dari epos Yunani kuno karya Homer yang telah berusia lebih dari 2.700 tahun.
>>> Realme dan OnePlus Resmi Beralih ke ColorOS 17, Realme UI dan OxygenOS Ditinggalkan
The Odyssey mengambil latar setelah Perang Troya selesai.
Kisahnya berfokus pada Raja Ithaca, Odysseus (Matt Damon), yang berjuang menempuh perjalanan berbahaya selama 10 tahun untuk pulang ke Yunani Kuno.
Ia melakukan itu demi bersatu kembali dengan sang istri, Penelope (Anne Hathaway), dan putranya, Telemachus (Tom Holland). Berikut lima hal yang perlu diketahui sebelum menonton The Odyssey.
Adaptasi Epos Klasik Karya Homer
The Odyssey adalah adaptasi dari puisi epik Yunani kuno karya Homer. Kisah ini melanjutkan peristiwa setelah Perang Troya yang diceritakan dalam The Iliad.
Berbeda dengan The Iliad yang berfokus pada peperangan, The Odyssey mengikuti perjalanan panjang Odysseus untuk pulang setelah perang berakhir.
Kehadiran Makhluk Mitologi
Film ini menampilkan banyak unsur mitologi Yunani, seperti Cyclops bermata satu, Siren, penyihir Circe, nimfa Kalipso, hingga dewa laut Poseidon yang menjadi musuh utama Odysseus.
Dewi Athena yang diperankan Zendaya kerap membimbing dan melindungi Odysseus sepanjang perjalanan.
Bukan Film Perang
Trailer The Odyssey dibuka dengan adegan Perang Troya, tetapi film ini bukan hanya tentang peperangan.
Perang hanya menjadi titik awal dari kisah utama, yaitu perjalanan panjang Odysseus untuk kembali ke Ithaca.
>>> Huawei Luncurkan Pura 90s, FreeClip 2 S, dan MatePad Air di Kuala Lumpur
Film ini mengikuti perjuangan Odysseus selama 10 tahun di tengah ancaman para dewa dan makhluk mitologi. Ceritanya berkembang menjadi perjalanan emosional tentang kesetiaan, pengorbanan, dan harapan.
