Kartunis Yoshinori Kobayashi yang berkampanye untuk suksesi Aiko mempertanyakan siapa yang menginginkan putra dari anak adopsi yang tidak dikenal menjadi kaisar.
Ia juga meragukan realisme meminta mantan bangsawan kembali ke keluarga yang sangat ketat.
Asahiro Kuni, yang keluarganya melepaskan status kerajaan saat ia berusia 3 tahun, mengatakan akan menolak jika diminta oleh istana.
Ia menganggap permintaan itu kejam karena mengubah jalan hidup seseorang.
Dukungan untuk Putri Aiko
Banyak warga Jepang masih menginginkan Aiko menjadi kaisar.
Junichiro Tsujimaru, pendiri jaringan sushi, mengatakan kaisar adalah simbol dan ia tidak melihat alasan perempuan tidak bisa menjalankan peran itu.
Yoshio Iwase, juga 78 tahun, mengatakan Aiko sebagai putri kaisar adalah penerus yang sah. Ia mengingatkan bahwa pernah ada kaisar perempuan di masa lalu.
Ada kekhawatiran bahwa dorongan pemerintah akan mengganggu warisan mantan Kaisar Akihito yang berupaya mendekatkan monarki dengan rakyat. Akihito dilaporkan mendukung suksesi Aiko.
Kaisar Naruhito juga mengatakan pada Juni lalu bahwa ia berharap diskusi tentang langkah-langkah tersebut mencapai kesimpulan yang mendapat pemahaman rakyat.
Pengamat istana menafsirkan ini sebagai ketidaksenangan halus.
>>> Curhat Viral di Threads: Tamu Hotel Bintang 5 Dilarang Bawa Stroller Naik Lift
Jepang pada hari yang sama juga mengesahkan undang-undang kontroversial yang melarang penodaan bendera nasional. Lawan melihatnya sebagai upaya mengintimidasi publik dan membungkam kritik terhadap pemerintah.
