Selama beberapa dekade, dorongan utama penggunaan energi bersih adalah kebijakan iklim. Kini, faktor geopolitik menjadi alasan yang tak kalah penting.
Pemerintah di berbagai negara telah berinvestasi besar-besaran dalam panel surya, pembangkit listrik tenaga angin, penyimpanan baterai, dan kendaraan listrik.
>>> 7 Rekomendasi HP Gaming Infinix Rp3 Jutaan, Main Game Auto Ngebut
Tujuannya adalah mengelektrifikasi industri, transportasi, dan rumah tangga.
Meski tujuan awalnya mengurangi emisi karbon, kemajuan teknologi berhasil menekan biaya. Alhasil, tenaga surya, baterai, dan kendaraan listrik kini kompetitif dibanding bahan bakar fosil.
>>> Daftar Anggota Tim 9 Penyidik Khusus Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Krisis Energi dan Risiko Geopolitik
Krisis energi baru-baru ini menambah dimensi baru pada transisi energi. Invasi Rusia ke Ukraina dan konflik di Iran telah mengganggu pasar minyak dan gas global.
>>> AS Perluas Serangan Udara ke Jembatan dan Pelabuhan Iran
Gangguan ini mengungkap kerentanan akibat ketergantungan pada bahan bakar impor. Risiko geopolitik kini menjadi alasan tambahan untuk beralih ke energi bersih, sekaligus memperkuat argumen ekonomi.
