Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BJB menjadi incaran pelaku UMKM di Jawa Barat dan Banten.
Bunganya hanya 6% per tahun, jauh lebih rendah dibanding kredit komersial biasa.
>>> 7 Cara Menggabungkan File PDF Jadi Satu dengan Cepat & Mudah
Banyak pemilik usaha kecil seperti warung, konveksi, dan bengkel masih ragu mengajukan karena takut ditolak atau bingung prosedurnya.
Informasi yang beredar di lapangan pun sering berbeda antar cabang.
Pengamatan di berbagai cabang Bank BJB menunjukkan pengajuan yang lolos cepat biasanya berasal dari nasabah yang menyiapkan dokumen usaha rapi sejak awal.
Petugas kredit lebih percaya pada kejujuran data usaha daripada angka penjualan besar yang tidak tercatat.
Apa Itu KUR BJB?
KUR BJB adalah program kredit bersubsidi pemerintah yang disalurkan Bank BJB untuk UMKM produktif.
Sasaran utamanya adalah usaha yang belum sepenuhnya bankable, mulai dari pedagang kecil hingga usaha menengah di Jawa Barat dan Banten.
Skema ini mengikuti aturan KUR nasional.
Keunggulan BJB terletak pada jaringan cabang yang luas di Jawa Barat, sehingga proses survei dan pencairan relatif lebih cepat bagi nasabah lokal.
Bunga dan Plafon KUR BJB Juli 2026
Plafon tertinggi KUR BJB mencapai Rp500 juta dengan bunga 6% per tahun. Berikut rincian jenis KUR:
KUR Super Mikro: plafon Rp10 juta, bunga 3%, tenor maksimal 36 bulan.
KUR Mikro: plafon Rp10 juta – Rp100 juta, bunga 6%, tenor maksimal 60 bulan.
KUR Kecil: plafon Rp100 juta – Rp500 juta, bunga 6%, tenor maksimal 60 bulan.
KUR Penempatan PMI: plafon Rp25 juta, bunga 6%, tenor sesuai kontrak kerja.
Bunga 6% berlaku untuk pengajuan pertama di kategori Mikro dan Kecil.
