unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Lanjutkan Serangan ke Iran Malam ke-10, Target Lumpuhkan Selat Hormuz

AS Lanjutkan Serangan ke Iran Malam ke-10, Target Lumpuhkan Selat Hormuz

AS Lanjutkan Serangan ke Iran Malam ke-10, Target Lumpuhkan Selat Hormuz
Ilustrasi: Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, AS Lanjutkan Serangan ke Iran
A A Ukuran Teks16px

Pusat Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan bahwa sebuah kapal kedua diserang di Selat Hormuz pada Senin, kali ini di lepas pantai Uni Emirat Arab.

Kapal lain terbakar setelah terkena proyektil di dekat perairan Oman, dan awaknya telah meninggalkan kapal.

Selat Hormuz tetap menjadi titik kunci konflik. Dengan terhambatnya jalur tersebut, Arab Saudi mengandalkan pipa menuju Laut Merah untuk mengekspor minyak.

Namun, pemberontak Houthi yang didukung Iran mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi, mengancam jalur alternatif tersebut.

Harga minyak mentah Brent diperdagangkan di atas 88 dolar AS per barel, sementara harga bensin di AS naik rata-rata 4 dolar AS per galon.

Tekanan ini dirasakan warga AS menjelang pemilu paruh waktu musim gugur ini.

Upaya Diplomasi

Di tengah eskalasi, Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni tiba di Islamabad pada Senin untuk melakukan pembicaraan selama dua hari dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Pakistan telah meningkatkan upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali gencatan senjata sementara yang tercapai bulan lalu.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi menyatakan optimisme. “Insya Allah, kami akan mendapat kabar baik,” ujarnya.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa AS masih terbuka untuk bernegosiasi dengan Iran, tetapi harus nyata.

“Jika pintu diplomasi terbuka, itu akan menjadi perkembangan yang sangat positif. Sayangnya, bukan itu situasinya saat ini,” kata Rubio.

>>> Masayu Maya: MC yang Viral Usai Peluk Desta dan Diprotes Miskha

Otoritas Iran pada Minggu melaporkan setidaknya 50 orang tewas dan 517 terluka dalam serangan AS terbaru. Sejak perang dimulai pada 28 Februari, 17 prajurit AS telah tewas.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot