Iran menyatakan telah mencapai kemajuan dalam pembicaraan dengan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz, jalur air strategis yang menjadi kunci perdagangan minyak dan gas global.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan beberapa putaran negosiasi digelar di Teheran pada Jumat dan Sabtu antara wakil menteri luar negeri kedua negara.
>>> Iran Peringatkan Perang Akan Meluas Jika AS Kembali Menyerang
Pembahasan berfokus pada "prinsip bersama dan mekanisme operasional" untuk memastikan keselamatan pelayaran melalui selat tersebut dengan tetap menghormati hak kedaulatan kedua negara.
Baqaei menyebut pembicaraan itu "berguna" dan telah terjadi kemajuan, serta menambahkan bahwa "konsultasi teknis dan politik antara kedua pihak masih berlangsung."
Pembicaraan terbaru ini terjadi setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran dalam upaya mengakhiri kendali Teheran atas selat tersebut.
Pada Juni lalu, Oman dan Iran mengatakan akan membahas pengenaan biaya layanan, sebuah langkah yang ditentang Washington.
Namun, Muscat juga menyatakan kapal bisa transit melalui perairannya, yang memicu kemarahan Teheran.
>>> Komplotan Curanmor Gagal Curi Motor di Depok, Todongkan Senpi ke Warga
Iran mengatakan pada Sabtu bahwa mereka tidak mencatat adanya serangan AS setelah hampir dua minggu serangan.
Menurut situs Axios, Pentagon menyajikan rencana kepada Presiden AS Donald Trump untuk serangan malam ke-14 berturut-turut, tetapi ia menolak dan memilih perundingan baru.
Laporan itu menyebut Trump memerintahkan penghentian tembakan setelah delegasi Oman tiba di Teheran "untuk pembicaraan mengenai pengaturan baru membuka kembali Selat Hormuz."
Menjawab pertanyaan terpisah, Baqaei mengatakan tidak ada perubahan status lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz.
>>> Pasar Cisalak Depok Ditertibkan, Petugas Bongkar Lapak PKL di Trotoar
Pada Minggu, angkatan bersenjata Iran menghentikan enam kapal yang mencoba melintasi selat tersebut setelah peringatan dalam 24 jam terakhir, menurut televisi negara.
