unique visitors counter
⌂ Beranda News Iran dan AS Saling Serang Tanker, Gelombang Serangan Terbesar Sejak Perang Dimulai
News

Iran dan AS Saling Serang Tanker, Gelombang Serangan Terbesar Sejak Perang Dimulai

Kapal tanker minyak terbakar di laut
Iran dan AS Saling Serang Tanker, Gelombang Serangan Terbesar Sejak Perang Dimulai
A A Ukuran Teks16px

Iran dan Amerika Serikat saling melancarkan serangan terhadap kapal tanker di kawasan Selat Hormuz. Ini merupakan gelombang serangan terbesar sejak perang enam bulan terakhir.

Iran pada Rabu mengklaim telah menyerang 10 kapal di dekat Selat Hormuz. Serangan itu sebagai balasan atas tenggelamnya lima tanker minyak Iran oleh AS.

Serangan ini memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga menembus US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli.

Setidaknya satu pelaut tewas dan satu lainnya dilaporkan hilang.

Kronologi Serangan Balasan

Militer AS melalui Central Command menyatakan telah menghancurkan lima tanker minyak Iran dalam semalam. Video yang dirilis menunjukkan kapal-kapal tersebut terbakar sebelum tenggelam.

Serangan AS disebut sebagai respons atas dua kali tembakan rudal balistik yang dilancarkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ke kapal perang AS dalam dua hari terakhir.

Tidak ada warga Amerika yang terluka.

Washington telah mengumumkan kebijakan baru untuk menyerang tanker Iran sebagai pembalasan atas tembakan yang mengancam kapal perangnya. Dalam sepekan terakhir, AS mengaku telah menghantam 10 tanker.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa setiap upaya Iran menyerang kapal AL AS akan berujung pada hilangnya tanker mereka.

Iran pun membalas dengan menembaki dua kapal AS dan delapan tanker.

Satu pelaut tewas di kapal tanker produk minyak Hercules Star yang sedang berlabuh di lepas pantai Dubai. Satu awak lainnya dilaporkan hilang.

Kapal itu disewa oleh Peninsula.

Sumber keamanan maritim menduga Hercules Star terkena serangan drone.

Sementara itu, dua pejabat pelabuhan Irak mengatakan tanker New Andros yang membawa 2 juta barel minyak terbakar setelah terkena drone di perairan Irak.

📰 Update Terbaru