Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan di Gedung Putih pada Selasa (28/7) waktu setempat.
Pertemuan itu digambarkan Zelenskyy sebagai "good meeting" melalui unggahan di media sosial.
>>> Rincian Harta Kekayaan Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK
Pembahasan utama meliputi lisensi produksi sistem pertahanan Patriot dan sejumlah ide lain yang dapat membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia.
Pertemuan tertutup itu digelar sebelum pemakaman Senator Lindsey Graham.
Zelenskyy menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Graham, sekutu dekat Ukraina. Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali proses diplomasi.
Dukungan Trump terhadap Ukraina Semakin Kuat
Pertemuan ini menandai perubahan sikap Trump yang sebelumnya skeptis terhadap bantuan untuk Kyiv. Kini ia semakin mendukung Ukraina yang terus bertahan dari invasi Rusia sejak 2022.
Trump menyebut pertemuan itu sebagai "Great Honor" dan menulis di Truth Social bahwa banyak hal dibahas dan pertemuan berjalan sangat baik.
Para pejabat juga sepakat bahwa utusan utama Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan melakukan perjalanan ke Kyiv dalam waktu dekat.
Ukraina Ingin Tingkatkan Produksi Pertahanan Sendiri
Dalam kunjungannya yang padat, Zelenskyy juga bertemu dengan pejabat Lockheed Martin untuk membahas kerja sama produksi pertahanan dan pertukaran teknologi.
Ia mengatakan Ukraina memiliki banyak hal untuk dibagikan kepada mereka yang membantu melindungi nyawa.
Di hadapan para senator di Capitol, Zelenskyy kembali menekankan perlunya interceptor Patriot. Meskipun berterima kasih atas lisensi produksi, ia mengingatkan bahwa itu adalah solusi jangka panjang.
Tahun ini, Ukraina membutuhkan AS untuk menyediakan rudal yang akan dibayar Kyiv dengan dana Eropa.

