Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan membalas serangan terbaru Iran yang menargetkan pangkalan militer AS di Yordania.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara telepon dengan Fox News pada Rabu (29/7/2026).
>>> Pedagang Liar di Pasar Cisalak Depok Ditertibkan, Lapak Berdiri di Atas Saluran Air
"Kami akan menyerang mereka dengan keras," ujar Trump, seraya menambahkan bahwa "mereka akan menerima pukulan telak."
Serangan ini mengakhiri jeda pertempuran yang sempat berlangsung beberapa hari di Timur Tengah.
Pasukan AS mengklaim diserang oleh Iran pada Selasa malam, yang disebut Trump sebagai "serangan mendadak."
>>> Link Live Streaming Port FC vs Persija Jakarta Piala Presiden 2026 Hari Ini, Tayang Pukul 15.30 WIB
Media pemerintah Iran, IRIB News, melaporkan bahwa AS telah menggempur sebuah lokasi di Provinsi Azerbaijan Barat, Iran.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menargetkan pangkalan AS di Yordania sebagai respons atas "tindakan agresif AS," menurut laporan media Iran.
Pernyataan keras Trump langsung memicu lonjakan harga minyak dunia.
>>> Harga Minyak Menguat usai Trump Ancam Iran
Minyak mentah acuan Brent ditutup mendekati level US$91 per barel setelah melesat sekitar 8%.
