Harga minyak mentah dunia menguat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Iran.
West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan sedikit berubah di atas US$84 per barel, setelah melonjak hampir 7% pada sesi sebelumnya.
>>> Agnez Mo dan Anggun Adu Akting dengan Alan Ritchson di Reacher Season 4
Sementara itu, Brent ditutup mendekati US$91 pada Rabu.
Ancaman Trump dan Dampaknya
Trump mengatakan kepada Fox News bahwa Iran akan dihantam keras setelah adanya serangan terhadap pasukan AS di Yordania.
Konflik antara Washington dan Teheran diperkirakan akan terus berlanjut, mungkin selama berbulan-bulan.
>>> 5 Game Online Lawas yang Tetap Populer di 2026, Bikin Nostalgia Gamer
Kedua belah pihak dinilai belum mampu memecahkan kebuntuan terkait Selat Hormuz dan mencapai kesepakatan gencatan senjata yang langgeng.
Penurunan Stok Minyak AS
Di AS, stok minyak mentah komersial mencatat penurunan terbesar sejak pertengahan Juni. Hal ini memperkuat sinyal pengetatan pasar fisik setelah berbulan-bulan konflik di Timur Tengah.
>>> The Fed Tahan Suku Bunga, Tiga Anggota Dorong Kenaikan
Kepemilikan dalam Cadangan Minyak Strategis (Strategic Petroleum Reserve) juga turun selama 18 minggu berturut-turut hingga mencapai level terendah sejak 1983.
