Divisi semikonduktor Samsung Electronics Co. melaporkan lonjakan laba lebih dari 250 kali lipat pada kuartal Juni 2026.
Capaian ini mencerminkan kemajuan perusahaan dalam bersaing dengan SK Hynix Inc. di tengah booming memori kecerdasan buatan (AI).
Unit semikonduktor Samsung, yang juga bersaing dengan Micron Technology Inc., mencatat laba operasional sebesar 89,2 triliun won atau sekitar US$62 miliar.
Hasil ini melampaui perkiraan rata-rata analis sebesar 79,3 triliun won.
Laba bersih seluruh grup Samsung mencapai 71,3 triliun won, juga melampaui ekspektasi pasar.
Kinerja ini menjadi sorotan investor yang mencari bukti fundamental di balik valuasi tinggi sektor semikonduktor.
Kekhawatiran di Balik Booming AI
Saham semikonduktor global sempat melonjak ke rekor tahun ini, namun kini menghadapi kekhawatiran persaingan yang memanas dan potensi kelebihan kapasitas.
Investor mulai mempertanyakan dasar bisnis di balik investasi besar-besaran di industri ini.
Mereka juga waspada terhadap kemajuan teknologi yang ditunjukkan oleh pesaing asal China. Meski demikian, lonjakan laba Samsung menunjukkan bahwa permintaan chip AI masih kuat.
