unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Cheongyang Tawarkan Wisatawan Asing Kehidupan Lambat di Pedesaan Korea
Lifestyle

Cheongyang Tawarkan Wisatawan Asing Kehidupan Lambat di Pedesaan Korea

alt mid
Pemandangan pedesaan Cheongyang dengan gunung dan kuil tradisional Korea
Cheongyang Tawarkan Wisatawan Asing Kehidupan Lambat di Pedesaan Korea
A A Ukuran Teks16px
alt top

Festival ini menyajikan produk pertanian berkualitas tinggi, kuliner lokal, pertunjukan, dan program interaktif. Tahun ini berlangsung pada 11-13 September di Baekse Health Park.

Kim menjelaskan bahwa cabai Cheongyang adalah simbol rasa pedas dan budaya makanan Korea, sehingga wisatawan asing dapat mengenal kuliner Korea secara alami melalui festival tersebut.

Rencana Desa Pemukiman Koryoin

Cheongyang juga menghadapi masalah kekurangan tenaga kerja di bidang pertanian dan bisnis lokal akibat penuaan dan penurunan populasi.

Untuk mengatasinya, pemerintah merencanakan desa pemukiman bagi Koryoin, yaitu etnis Korea yang dideportasi dari Timur Jauh Rusia ke Asia Tengah pada tahun 1930-an.

Desa ini akan memanfaatkan sekolah yang ditutup dan rumah kosong untuk menyediakan perumahan dan dukungan pemukiman, membantu keluarga yang bermigrasi untuk menetap secara stabil.

Kim menambahkan bahwa prioritas saat ini adalah meletakkan dasar pemukiman, namun desa tersebut berpotensi menjadi sumber daya wisata yang dibangun di sekitar budaya, makanan, sejarah, dan pertukaran multikultural Koryoin.

Ia berharap model desa yang saling menguntungkan ini dapat menghormati nilai budaya komunitas Koryoin sekaligus menghasilkan pendapatan bagi warga dan vitalitas regional.

📰 Update Terbaru