Bagi sebagian besar pendengar, musik country identik dengan kisah patah hati, ketekunan, dan kesempatan kedua.
Bagi Hurricane Kimchi, genre ini menjadi satu-satunya yang terasa jujur untuk menceritakan kisah mereka.
>>> Casio GravityMaster GWR-B3000 Resmi Meluncur, Ini Fitur dan Harganya
Hurricane Kimchi, yang juga dikenal sebagai Heezy Yang, dikenal di komunitas LGBTQ+ Korea sebagai pemeran drag, aktivis, dan penyelenggara acara.
Selama lebih dari satu dekade, mereka menghibur penonton sambil memperjuangkan visibilitas dan inklusi yang lebih besar.
Namun, single terbaru mereka, "Broken (Slay, Queens! )," menandai babak berbeda — yang dibentuk bukan oleh panggung, melainkan oleh penyakit.
Lagu ini dirilis sebagai single orisinal ke-10 dan terinspirasi dari pengalaman hidup dengan komplikasi kesehatan kronis setelah terkena COVID-19 dan influenza secara beruntun pada 2022.
"Saya sakit baik di luar maupun di dalam," kata mereka. "Namun saya masih di sini hari ini.
Pengalaman ini dan fakta bahwa saya masih hidup meski hancur — itulah pesan yang ingin saya sampaikan."
Country sebagai Media Kejujuran
Meskipun Hurricane Kimchi dikenal dengan musik pop dan penampilan drag yang energik, musik country menawarkan sesuatu yang selama ini mereka cari.
"Saya menyadari banyak lagu country lebih langsung dan lugas dalam pesan dan penceritaannya," kata mereka. "Saya ingin lagu berikutnya sederhana dan jujur."
Terinspirasi oleh artis seperti Florida Georgia Line dan Luke Bryan, "Broken" memadukan produksi country-rock yang ceria dengan lirik tentang belajar hidup dengan penyakit kronis, bukan mencoba melarikan diri darinya.
"Bagian tersulit bukan hanya sakit," kata mereka. "Tapi menerima bahwa ini menjadi normal baru saya."
Perjalanan Menuju Penerimaan Diri
Kejujuran ini menjadi ciri khas perjalanan artistik Hurricane Kimchi.

