>>> 21 Situs Nonton Film Online Legal, Alternatif Aman Pengganti LK21 dan IndoXXI
Sánchez juga meminta konferensi video menteri dalam negeri Uni Eropa untuk menetapkan respons bersama.
Italia mengancam akan menangguhkan perjanjian Schengen dengan Spanyol dan memberlakukan kembali kontrol perbatasan bagi orang yang tiba dari Spanyol melalui udara dan laut.
Migran Kembali ke Maroko
Ratusan migran terus kembali ke Maroko pada Sabtu. Mereka mengaku lapar dan marah, beberapa bertelanjang kaki atau tanpa baju, dan lainnya mengalami luka.
Mereka mengatakan meninggalkan Ceuta setelah perlakuan yang merendahkan di sisi perbatasan Spanyol.
Sebagian besar migran adalah warga Maroko, sementara sebagian kecil berasal dari Afrika sub-Sahara.
Seorang migran bernama Ouail Lamzeiz mengatakan ia memutuskan kembali sendiri setelah delapan hari di Ceuta tanpa makan.
Kehidupan di Perbatasan Terganggu
Di sepanjang Pantai Tarajal, para pengunjung pantai sebagian besar mengabaikan aliran migran yang berjalan menuju perbatasan. Warga Ceuta, Mohamed Abdelatif, 21, mengatakan gelombang migran telah merusak kedamaian kota.
Untuk mencapai Ceuta, migran sering berenang dari kota Fnideq di Maroko, menempuh jarak sekitar 5 kilometer.
Spanyol mengerahkan angkatan bersenjata dan polisi tambahan di Ceuta, sementara pasukan keamanan Maroko menggunakan meriam air, gas air mata, dan tembakan peringatan.
Presiden Ceuta Juan Jesús Vivas mengatakan kehidupan di kota telah terganggu akibat insiden perbatasan. "Kepulangan orang-orang telah dimulai dengan memuaskan, tetapi prosesnya harus diselesaikan," katanya.
>>> 7 Cara Nonton Video Viral di Yandex Tanpa VPN
Beberapa Migran Tetap Bertahan
Namun, sebagian migran yang berhasil mencapai Ceuta menyatakan tidak berniat kembali. Mohamed Hatri, 23, asal Maroko, mengatakan mereka bertekad tinggal "apakah kami lapar atau tidak."

