Polisi Spanyol pada Rabu mengumumkan hasil penyelidikan bertahun-tahun bersama otoritas Ekuador yang berhasil membongkar jaringan penyelundupan kokain.
Sebanyak 44 orang ditangkap dan 21 ton kokain disita dalam operasi tersebut.
>>> Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 5,29% Belum Cukup Kuat
Civil Guard menyatakan operasi bersama dengan Kepolisian Nasional Ekuador, yang diawasi oleh Europol, menargetkan jaringan yang didanai investor di Dubai.
Jaringan ini menyelundupkan narkoba dari Amerika Selatan ke Spanyol melalui kontainer pengiriman.
Penangkapan pertama terjadi pada Maret 2025, ketika polisi Ekuador menahan 36 tersangka dan menggerebek sekitar 50 properti di negara tersebut.
>>> Lari dan Badminton Tidak Sebabkan Kematian Mendadak, Ini Penjelasan Dokter
Polisi Spanyol kemudian menangkap delapan tersangka dalam penggerebekan di Spanyol dan menyita 1 juta euro (sekitar Rp 17,4 miliar).
Para penyelundup menyembunyikan narkoba di antara barang komersial yang dikirim terutama dari pelabuhan Guayaquil.
>>> Ariana Grande Vakum Usai Tur, Ini Kondisi Kesehatan di Balik Keputusannya
Penyelundup di Ekuador kerap memanfaatkan pengiriman komersial ke Eropa untuk menyembunyikan narkoba, sering kali di antara muatan pisang.
