Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan pertumbuhan simpanan perbankan tertinggi hingga Juni 2026 terjadi pada kelompok rekening dengan saldo di atas Rp5 miliar.
Simpanan jumbo tersebut tumbuh 15,44% secara tahunan (year-on-year/YoY).
LPS menyebut kenaikan itu didominasi oleh dana milik korporasi.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan pertumbuhan simpanan di semua kelompok nominal berkisar 0,78% hingga 15,44% secara tahunan.
Menurutnya, kondisi ini menunjukkan kemampuan menabung masyarakat dan pelaku usaha secara agregat masih terjaga.
"Hal ini tentu memberikan satu indikasi bahwa secara rata-rata agregat kemampuan menabung di kelompok tersebut atau di semua kelompok masih terjaga lintas waktu," ujar Anggito dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK III Tahun 2026 pada Senin (3/8/2026).
Selain kelompok simpanan di atas Rp5 miliar, LPS mencatat simpanan dengan saldo di bawah Rp100 juta yang didominasi rekening perorangan tumbuh 5,16% secara tahunan.
Secara rinci, simpanan perorangan dengan saldo di bawah Rp5 juta meningkat 7,36%, sedangkan saldo Rp5 juta hingga Rp10 juta tumbuh 10,01%.