Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), serta puluhan negara bagian tengah menyelidiki lonjakan kasus siklosporiasis, penyakit usus yang disebabkan parasit Cyclospora.
Michigan menjadi negara bagian yang paling parah terdampak, dengan dua kematian dan lebih dari 11.000 kasus dilaporkan.
>>> Dewas KPK Minta Kasus Pemerasan Eks Ajudan Pimpinan Diusut Tuntas
Pihak berwenang masih mencari sumber penularan lain di luar kasus awal yang terkait selada.
Apa itu Siklosporiasis?
Siklosporiasis adalah infeksi usus yang dapat ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi tinja yang mengandung parasit Cyclospora, menurut CDC.
Gejalanya bisa ringan hingga berat, dengan risiko lebih tinggi pada anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah.
Dua orang yang meninggal di Michigan memiliki kondisi kesehatan mendasar yang signifikan, yang mungkin diperparah oleh siklosporiasis dan dehidrasi, kata departemen kesehatan negara bagian pada Senin.
Meskipun siklosporiasis jarang berakibat fatal, infeksi yang tidak diobati dapat berlangsung berminggu-minggu dan menyebabkan rawat inap, terutama karena dehidrasi.
CDC telah melaporkan 6.707 kasus terkonfirmasi laboratorium di 45 negara bagian, dengan 423 pasien dirawat di rumah sakit.
Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah karena butuh waktu hingga enam minggu untuk memastikan seseorang terinfeksi dalam wabah ini.
Sumber Kontaminasi
Investigasi FDA menemukan kaitan antara ribuan kasus dengan selada es yang dijual di restoran Taco Bell di sembilan negara bagian, termasuk Indiana, Kentucky, Michigan, Ohio, West Virginia, Illinois, Kansas, Oklahoma, dan Pennsylvania.
Awalnya, FDA melaporkan sampel selada es dari Taylor Farms positif parasit, tetapi kemudian menarik temuan itu karena hasil positif palsu.
Namun, investigasi tetap mengarah pada Taylor Farms, yang telah menarik seladanya dari Meksiko tengah dan menutup pabrik pengolahannya.

