unique visitors counter
⌂ Beranda News PLTA 11,7 GW di RUPTL PLN Butuh Investasi Rp627 Triliun

PLTA 11,7 GW di RUPTL PLN Butuh Investasi Rp627 Triliun

PLTA 11,7 GW di RUPTL PLN Butuh Investasi Rp627 Triliun
Ilustrasi: PLTA 11,7 GW di RUPTL PLN Butuh Investasi Rp627 Triliun
A A Ukuran Teks16px
alt mid

PT PLN (Persero) memperkirakan pengembangan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 membutuhkan investasi sekitar US$35 miliar atau setara Rp627,58 triliun.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, mengungkapkan hal tersebut dalam Indonesia Hydropower Summit 2026, Rabu (5/8/2026).

>>> Serangan Rudal dan Drone Rusia di Kyiv Tewaskan 17 Orang

alt mid

"Estimasi kebutuhan investasi untuk 11.000 MW atau 11 GW PLTA itu mencapai kurang lebih US$35 miliar, dengan asumsi biaya 1 MW investasinya US$3 juta," ujar Suroso.

Total proyek yang akan dikembangkan mencapai 315 proyek. Proyek tersebut dikerjakan oleh independent power producer (IPP), PLN, dan subholding PLN.

>>> Wirausaha Tumbuh 1,38 Juta Orang, Pekerja Informal Turun

alt mid

Tahapan Proyek PLTA

Berdasarkan catatan PLN, proyek yang sudah mencapai commercial operation date (COD) hingga saat ini baru sekitar 0,6 GW dari total target 11,7 GW.

Sementara itu, proyek dengan kapasitas 2,4 GW masih dalam tahap konstruksi.

>>> Saldo Laba Negatif, FORE Belum Bisa Bagi Dividen

Proyek berkapasitas 7,6 GW masih dalam proses pengadaan, sedangkan sisanya, atau proyek berkapasitas 5,3 GW, masih dalam tahap studi kelayakan.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot