MDI Ventures meraih predikat "Indonesia Cyber Security Excellence Award for Advancing Cybersecurity Innovation through Strategic Investment in AI-Powered Threat Intelligence" dalam ajang Indonesia Cyber Security Summit (ICSS) 2026.
Penghargaan ini diberikan oleh Warta Ekonomi di Jakarta sebagai pengakuan atas langkah strategis MDI Ventures dalam memperkuat sektor kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.
Langkah konkret yang dilakukan adalah penyertaan modal pada CYFIRMA, perusahaan teknologi keamanan siber penyedia solusi predictive cyber intelligence dan perlindungan risiko digital.
CYFIRMA telah melayani berbagai instansi pemerintah serta perusahaan skala global.
Latar Belakang Ancaman Siber di Indonesia
Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat terdapat 3,64 miliar anomali serangan sepanjang Januari hingga Juli 2025.
Tren ini menegaskan pentingnya penguatan ketahanan siber berbasis kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan ekosistem inovasi.
Tantangan kian krusial di sektor jasa keuangan yang mencatatkan percepatan akselerasi digital.
Hingga Juli 2026, pengguna keuangan digital di Indonesia telah melampaui 22,69 juta akun.
Kondisi tersebut menempatkan aspek keamanan dan kepercayaan digital sebagai fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi digital nasional.
VP Corporate Communication & Strategy MDI Ventures, Alvin Evander, menyatakan bahwa keamanan siber bukan sekadar respons atas tantangan teknis, melainkan fondasi pertumbuhan ekonomi digital.
"Investasi MDI Ventures tidak berhenti pada penyediaan modal, tetapi juga menjadi katalis yang mempertemukan teknologi, kebutuhan industri, inovasi, dan akses pasar," ujar Alvin.
Ia menambahkan, pengakuan ini menjadi validasi bahwa pendekatan tersebut mendorong lahirnya solusi keamanan siber yang lebih inovatif dan relevan bagi Indonesia maupun Asia Tenggara.