unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Mengenang 81 Tahun Bom Hiroshima: Seruan Damai di Tengah Ketegangan Nuklir

Mengenang 81 Tahun Bom Hiroshima: Seruan Damai di Tengah Ketegangan Nuklir

Mengenang 81 Tahun Bom Hiroshima: Seruan Damai di Tengah Ketegangan Nuklir
Ilustrasi: Mengenang 81 Tahun Bom Hiroshima: Seruan Damai di Tengah Ketegangan Nuklir
A A Ukuran Teks16px

Dunia kembali menoleh ke Hiroshima, Jepang, pada peringatan 81 tahun jatuhnya bom atom pada 6 Agustus 1945.

Ribuan orang berkumpul di Hiroshima Peace Memorial Park dalam upacara tahunan yang sarat makna.

>>> Cara Selamatkan Bumi Dimulai dari Rumah, Pakai Perangkat Hemat Energi

Momen ini menjadi pengingat keras akan luka sejarah sekaligus harapan akan perdamaian. Di tengah ketegangan geopolitik dan wacana deterensi nuklir yang menguat, peringatan ini terasa semakin relevan.

Seruan Wali Kota Hiroshima

Dalam deklarasi perdamaian yang dibacakan di hadapan sekitar 50.000 peserta dari lebih dari 120 negara, Wali Kota Hiroshima Kazumi Matsui menyampaikan kritik tajam.

Ia menyoroti negara-negara besar yang masih menjadikan senjata nuklir sebagai pilar keamanan.

Matsui memperingatkan bahwa meremehkan sifat tidak manusiawi senjata nuklir dan menerima kekerasan demi kemakmuran adalah resep siklus balas dendam.

Hal ini berpotensi mengulang tragedi Hiroshima atau Nagasaki.

Ia menegaskan bahwa deterensi nuklir, meski disebut realistis, justru menjauhkan dunia dari cita-cita tanpa senjata nuklir.

Terlalu banyak pemimpin politik masih menganggap pendekatan ini masuk akal dan melegitimasi kekerasan.

>>> JIMFF 2026 Sajikan Perpaduan Sinema dan Musik yang Unik

Matsui mengajak publik menimbang kembali narasi 'kebutuhan' senjata nuklir. Mengubah cara pandang adalah langkah awal agar kebijakan tidak berputar pada ancaman saling memusnahkan.

Ia juga menyerukan setiap warga untuk belajar dari masa lalu dan mengambil tindakan nyata.

Seruan ini menyasar generasi muda yang mungkin tidak memiliki hubungan emosional langsung dengan peristiwa 1945.

Melalui pendidikan, diskusi publik, dan aktivisme damai, warga dunia diajak menjadikan Hiroshima sebagai titik tolak perubahan. Bukan sekadar bab sejarah dalam buku pelajaran.

Upacara Hening di Hiroshima

Tepat pukul 08.15 waktu setempat, saat bom berkode 'Little Boy' dijatuhkan dari pesawat B-29 Amerika Serikat pada 6 Agustus 1945, para peserta menundukkan kepala dalam satu menit hening.

Suara lonceng perdamaian menggema di Hiroshima Peace Memorial Park, menembus keheningan dan mengikat memori jutaan jiwa pada detik yang mengubah sejarah dunia.

>>> Kisah Donasi Byeon Woo-seok yang Mengharukan Terungkap

Momen ini menjadi simbol bahwa luka dan pelajaran dari Hiroshima belum boleh pudar.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot