Pengadilan Jerman menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada tersangka serangan mobil di Munich yang menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya.
Pria Afghanistan berusia 25 tahun yang diidentifikasi sebagai Farhad N.
>>> 95 Bangunan di Atas Saluran Phb Karet Tengsin Ditertibkan
sesuai aturan privasi Jerman itu dinyatakan bersalah atas dua tuduhan pembunuhan dan 23 percobaan pembunuhan, seperti dilansir kantor berita dpa.
Serangan terjadi pada 13 Februari 2025 saat demonstrasi serikat buruh di Munich. Tersangka ditangkap segera setelah kejadian.
Pengadilan menemukan bahwa ia memiliki kesalahan yang "sangat serius", sehingga kemungkinan besar ia tidak akan memenuhi syarat untuk dibebaskan setelah 15 tahun seperti biasanya di Jerman.
>>> Waspada Super El Nino 2026, Kemarau Diprediksi Lebih Lama
Menurut dpa, pengadilan menemukan bahwa ia ingin menyerang dan membunuh orang-orang yang dipilih secara acak di Jerman sebagai reaksi terhadap situasi di negara-negara Islam dan membuktikan dirinya sebagai "Muslim yang baik".
Serangan tersebut mengakibatkan dua orang tewas, yaitu seorang anak perempuan berusia dua tahun dan ibunya yang berusia 37 tahun.
Empat puluh empat orang lainnya menderita luka yang mengancam jiwa atau luka serius.
>>> 15 Kontainer Ekspor BAI Sempat Tertahan, Volume Tembus 300 Ton
Peristiwa ini merupakan salah satu dari serangkaian serangan yang melibatkan imigran selama beberapa bulan, yang mendorong isu migrasi menjadi sorotan dalam kampanye pemilihan umum nasional Jerman yang berlangsung sepuluh hari setelah kejadian di Munich.

