>>> Caviar Rilis Kacamata Pintar Ray-Ban Mewah dengan Emas dan Kulit Buaya
Qualcomm melakukan trik serupa tahun lalu dengan tujuh inti pada Snapdragon 8 Elite asli, dan hasilnya tetap baik.
Alasan penjualan chip dengan inti hilang adalah biaya dan hasil produksi. Chip dengan inti cacat dinonaktifkan dan dijual sebagai varian lebih murah.
Untuk ponsel lipat, trade-off ini masuk akal karena lebih mengutamakan termal dan baterai.
Seri V Baru: SM8850-1-AB
Ini adalah tambahan terbaru dan paling membingungkan.
Qualcomm diam-diam mencantumkannya di lembar spesifikasi dengan nomor model SM8850-1-AB, dan akan debut di Redmi K100 Pro yang meluncur di China pada 11 Agustus.
Qualcomm memasarkan chip ini dengan tagline gaming, 'Game smarter, not harder', yang terdengar seperti peningkatan untuk gamer. Namun, dari spesifikasi, sebenarnya tidak lebih baik dari model penuh.
CPU tetap sama dengan 4.6GHz Oryon Prime dan 3.62GHz performa. Kecepatan GPU juga tetap 1.2GHz.
Yang berubah adalah struktur internal GPU: hanya dua slice Adreno, dan memori grafis turun dari 18MB menjadi 12MB.
Dengan kata lain, ini adalah GPU yang dikurangi dengan label gaming.
Hal ini sesuai dengan laporan sebelumnya tentang varian keempat yang lebih murah untuk ponsel di bawah 4.000 yuan (sekitar $590).
Seri V masih mendukung fitur gaming yang sama, seperti ray tracing akselerasi hardware, mesh shading, dan optimasi Unreal Engine 5.
>>> Redmi K100 Pro Max Dikonfirmasi Bawa Baterai 9.070mAh
Namun, dengan satu slice GPU lebih sedikit, performa grafisnya lebih dekat ke Snapdragon 8 Gen 5 non-Elite daripada flagship.
