unique visitors counter
⌂ Beranda News Penembakan di Sekolah Thailand: Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja

Penembakan di Sekolah Thailand: Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja

Penembakan di Sekolah Thailand: Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja
Ilustrasi: Penembakan di Sekolah Thailand: Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja
A A Ukuran Teks16px

Seorang remaja membunuh kakek-neneknya sebelum menembak mati sedikitnya enam orang di sebuah sekolah dekat Bangkok pada Jumat, menurut polisi.

Pelaku menggunakan pistol milik kakeknya untuk membunuh kakek-neneknya, lalu pergi ke sekolah menengah di utara Bangkok dan menewaskan tiga guru serta tiga siswa.

>>> Link Pengumuman Magang Kemnaker 2026 Batch 1, Cek Hasil Seleksi Hari Ini

Puluhan polisi dan petugas darurat berkumpul di luar Sekolah Debsirin Nonthaburi di Provinsi Nonthaburi, sementara orang tua bergegas menjemput anak-anak mereka.

Seorang siswa kelas 12 bernama Pawarisa Maylissa mengaku takut mati dan tidak bisa mengejar mimpinya menjadi dokter.

Dia mendengar banyak tembakan keras karena pelaku berada di lantai tepat di atasnya, bahkan terdengar peluru menghantam lantai.

Wakil Menteri Dalam Negeri Polapee Suwunchwee mengatakan 15 siswa terluka bukan karena tembakan, melainkan saat mencoba melarikan diri.

Pelaku diidentifikasi sebagai siswa sekolah tersebut dan dilaporkan tewas, menurut media lokal.

Bagaimana Ini Bisa Terjadi?

Beberapa laporan menyebut polisi menembak mati pelaku, sementara yang lain mengatakan dia bunuh diri.

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul menyebut insiden ini mengerikan dan seharusnya tidak pernah terjadi.

>>> Kejari Depok Tetapkan Ketua Pokja sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan RRI Cimanggis

Foto-foto yang dipublikasikan media lokal menunjukkan pelaku mengenakan seragam sekolah ungu dan membawa tas selempang hitam, dengan selongsong peluru terlihat di tanah.

Seorang jurnalis AFP melihat belasan pekerja kesehatan mental tiba di sekolah, sementara lalu lintas hampir macet total.

Thailand memiliki salah satu tingkat kepemilikan senjata tertinggi di kawasan ini, dengan sekitar 10 juta senjata api diperkirakan beredar.

Janji untuk memperketat undang-undang senjata belum mencegah penembakan berulang.

Pada Februari lalu, polisi Thailand menembak dan menangkap seorang remaja yang melepaskan tembakan di sebuah sekolah di selatan negara itu, menewaskan kepala sekolah dan melukai dua siswa.

Remaja itu menggunakan senjata polisi dalam penembakan tersebut. Sebelumnya, ia menusuk seorang polisi dan mencuri pistol 9mm miliknya.

>>> OJK: Pegadaian dan BSI Kelola Bullion Bank Lebih dari 150 Ton Emas

Pada 2022, seorang mantan polisi bersenjata menyerbu sebuah tempat penitipan anak di utara Thailand dan membunuh 24 anak serta 12 orang dewasa, salah satu pembantaian paling mematikan di Thailand.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot