iQOO akan memperkenalkan Neo 11 Ultra di China pada 10 Agustus. Menjelang peluncuran, perangkat ini muncul di Geekbench 6 dengan chipset yang dimodifikasi.
Berdasarkan listing Geekbench, ponsel dengan nomor model V2573A ini memiliki CPU yang sama dengan Dimensity 9500, yaitu satu inti utama 4,21 GHz, tiga inti performa 3,50 GHz, dan empat inti efisiensi 2,70 GHz.
>>> Hasil Polling: Smart Glasses Dianggap Solusi yang Mencari Masalah
Namun, ada perbedaan pada GPU.
Dimensity 9500 standar menggunakan Mali-G1 Ultra MC12, sedangkan versi di Neo 11 Ultra hanya memiliki Mali-G1 Ultra MC11, atau satu inti GPU lebih sedikit.
Perbedaan ini berpotensi menurunkan performa grafis sedikit, tetapi mungkin tidak signifikan untuk penggunaan sehari-hari.
Listing Geekbench juga menunjukkan bahwa Neo 11 Ultra memiliki RAM 16 GB dan menjalankan Android 16 dengan lapisan OriginOS 6.
Ponsel ini dikabarkan tersedia dalam varian 12GB+256GB, 12GB+512GB, 16GB+256GB, dan 16GB+512GB.
>>> Caviar Bocorkan Desain dan Spesifikasi iPhone Ultra serta iPhone 18 Pro?
iQOO Neo 11 Ultra disebut memiliki layar OLED datar 6,83 inci dengan resolusi 2K dan sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar.
Baterainya diperkirakan mencapai 9.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W.
Spesifikasi lain yang diharapkan termasuk kamera depan 16 megapiksel, kamera belakang ganda 50 megapiksel dengan OIS, bingkai logam, dan bodi dengan sertifikasi IP68/69.
Dengan chip MediaTek terkuat, iQOO Neo 11 Ultra siap menantang seri Redmi K100 Pro yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.
>>> Google Pixel 11 Series dan Watch 5: Bocoran Fitur, Harga, dan Jadwal Rilis
Seri Redmi K100 Pro juga menggunakan versi modifikasi chip tersebut yang disebut V-series.

