Nama Norman Joesoef mencuat setelah disebut-sebut diproyeksikan menduduki posisi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI.
Jika terealisasi, Norman akan mendampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam agenda strategis pertahanan nasional.
>>> Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo ke InfraNexia Senilai Rp49,9 Triliun
Munculnya nama Norman tidak lepas dari rekam jejaknya di industri pertahanan.
Ia dikenal sebagai pendiri, chairman, dan CEO Republikorp, perusahaan swasta nasional di bidang manufaktur pertahanan dan teknologi strategis.
Isu Reshuffle Kabinet
Isu masuknya Norman ke pemerintahan muncul di tengah pembicaraan reshuffle kabinet.
>>> Merger Garuda Indonesia dengan Pelita Air Masih Dikaji Pemegang Saham
Wacana ini mengemuka setelah ada desas-desus evaluasi kinerja sejumlah menteri, khususnya di sektor hukum dan ekonomi.
Pihak Istana sebelumnya menyatakan bahwa reshuffle, jika dilakukan, lebih diarahkan untuk mengisi posisi kementerian yang kosong, bukan perubahan besar-besaran.
Hubungan Norman Joesoef dengan Prabowo
Banyak yang mempertanyakan hubungan Norman Joesoef dengan Presiden Prabowo Subianto.
>>> Topi Topan Dolphin: Lebih dari 1.000 Penerbangan Dibatalkan di China
Berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi, hubungan keduanya bersifat profesional, khususnya dalam ekosistem industri pertahanan.
